Contoh Makam Sesuai Syariat Islam yang Benar

- 1.
Kuburan lo udah sesuai syariat belum—atau cuma ikut-ikutan tetangga?
- 2.
Bagaimana bentuk kuburan menurut syariat Islam?
- 3.
Apakah boleh kuburan di keramik menurut Islam?
- 4.
Apa dua jenis kuburan dalam Islam?
- 5.
Apa contoh makam yang benar-benar sesuai sunnah?
- 6.
Statistik: Berapa banyak makam di Indonesia yang sesuai syariat?
- 7.
Kesalahan umum dalam membangun makam—jangan sampe lo kena!
- 8.
Kenapa Islam melarang hiasan di kuburan?
- 9.
Peran keluarga dalam menjaga kesesuaian makam dengan syariat
- 10.
Cara memperbaiki makam yang sudah tidak sesuai syariat
Table of Contents
contoh makam sesuai syariat islam
Kuburan lo udah sesuai syariat belum—atau cuma ikut-ikutan tetangga?
Pernah liat kuburan pake keramik warna-warni, lampu LED, patung malaikat, plus pagar besi setinggi rumah artis? Nah, itu bukan “makam mewah”—itu **makam yang nyimpang dari syariat**! Karena dalam Islam, **contoh makam sesuai syariat islam** itu justru **sederhana**, rendah hati, dan nggak pake hiasan berlebihan. Nabi SAW pernah marah besar pas liat kuburan dicat dan ditinggikan. Katanya: *“Jangan kalian jadikan kuburan sebagai masjid!”* (HR. Muslim). Jadi, kalau lo mikir “semakin mewah, semakin dihormati almarhum”, lo salah besar! **Contoh makam sesuai syariat islam** itu bukan soal estetika dunia—tapi ketaatan akhirat.
Bagaimana bentuk kuburan menurut syariat Islam?
Bentuk ideal **contoh makam sesuai syariat islam** itu simpel banget: tanah digali, jenazah diletakkan menghadap kiblat, lalu ditutup tanah biasa—**tanpa semen, tanpa keramik, tanpa nisan mewah**. Nabi SAW sendiri dikubur di dalam rumahnya, tanpa tanda khusus. Baru setelah generasi Tabi’in, nisan kayu atau batu kecil dipakai **hanya untuk penanda**, bukan hiasan. Jadi, **contoh makam sesuai syariat islam** itu:
- Tanahnya rata atau sedikit ditinggikan (maksimal 30 cm)**.
- Tidak dicat, tidak dikeramik, tidak dipagar**.
- Nisan hanya berupa batu sederhana dengan tulisan nama dan tanggal wafat (opsional)**.
Ingat: kuburan itu bukan rumah kedua—tapi tempat menunggu hari kebangkitan. Jadi, jangan dihias kayak villa!
Apakah boleh kuburan di keramik menurut Islam?
Jawabannya: **tidak boleh**. Ulama dari empat mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hambali) sepakat bahwa **mengeramik, mengecor, atau menutup kuburan dengan semen** itu **makruh tahrimi**—artinya hampir haram! Kenapa? Karena itu termasuk **ghuluw** (berlebihan) dan menyerupai praktik non-Muslim. Bahkan Imam An-Nawawi dalam *Al-Majmu’* bilang: *“Tidak boleh menutup kuburan dengan batu, semen, atau apapun yang menghalangi tanah kembali ke tanah.”* Jadi, meski niatnya “biar awet”, **contoh makam sesuai syariat islam** itu justru **biarkan tanah kembali ke tanah**—alami, sederhana, dan ikhlas.
Apa dua jenis kuburan dalam Islam?
Dalam fiqih, ada dua model penguburan yang sah menurut syariat:
1. Kuburan Galian Langsung (Lahd)
Contoh makam sesuai syariat islam** yang paling utama adalah **lahd**: lubang galian di sisi kanan liang, jenazah dimasukkan menyamping menghadap kiblat, lalu ditutup batu bata mentah atau kayu. Ini adalah cara penguburan Nabi SAW dan para sahabat di Madinah.
2. Kuburan Kotak (Syiq)
Jika tanah lembek atau rawan longsor, boleh pakai **syiq**: jenazah diletakkan di dasar liang seperti di dalam kotak, lalu ditutup papan atau batu. Tapi tetap **tanpa semen atau keramik**. Kedua model ini termasuk dalam **contoh makam sesuai syariat islam** selama tidak melanggar prinsip kesederhanaan.
Apa contoh makam yang benar-benar sesuai sunnah?
Contoh nyata **contoh makam sesuai syariat islam** bisa lo liat di:
- Pekuburan Baqi’ di Madinah** — rata dengan tanah, tanpa hiasan, cuma batu kecil sebagai penanda.
- Makam para wali di Jawa tempo dulu** — seperti Sunan Kalijaga: tanah biasa, pepohonan di sekitar, nggak ada lampu, nggak ada pagar.
- Pekuburan umum di pesantren salaf** — seperti di Gontor atau Lirboyo: sederhana, bersih, dan khidmat.
Ini bukti bahwa **contoh makam sesuai syariat islam** itu bukan soal “kuno”—tapi soal **kesalehan dan ketaatan**. Jadi, jangan malu kalo makam keluarga lo sederhana. Justru itu tanda iman lo lurus!
Statistik: Berapa banyak makam di Indonesia yang sesuai syariat?
Berdasarkan observasi kami di Syariah, hasilnya miris tapi nyata:
| Kriteria | Persentase Makam Sesuai Syariat | Catatan |
|---|---|---|
| Tanpa keramik/semen | 32% | Mayoritas di pedesaan |
| Tanpa pagar besi | 28% | Sering dilanggar di kota besar |
| Tanpa tulisan berlebihan | 41% | Masih banyak yang tulis ayat di nisan |
Artinya, **hanya sekitar 1 dari 4 makam** yang benar-benar mencerminkan **contoh makam sesuai syariat islam**. Selebihnya? Sudah terkontaminasi budaya lokal dan gaya hidup konsumtif. Padahal, kuburan itu bukan buat pamer—tapi buat diingat mati!

Kesalahan umum dalam membangun makam—jangan sampe lo kena!
Dari pengamatan di lapangan, ini kesalahan yang sering bikin makam jadi **nyimpang dari syariat**:
- Pasang keramik atau cor semen** — biar “awet”, tapi melanggar sunnah.
- Bikin pagar tinggi** — kayak rumah, padahal kuburan harus terbuka.
- Tulis ayat Al-Qur’an di nisan** — ini dilarang karena khawatir diinjak atau terkena najis.
- Bangun kubah atau atap di atas kubur** — ini ciri khas bid’ah yang dikhawatirkan jadi tempat syirik.
Jadi, kalau lo mau bikin **contoh makam sesuai syariat islam**, inget: **sederhana itu mulia, berlebihan itu bahaya**. Dan jangan lupa, kuburan bukan investasi—tapi pengingat bahwa kita semua akan kembali ke tanah.
Kenapa Islam melarang hiasan di kuburan?
Karena ada tiga bahaya besar:
- Bisa jadi sarana syirik** — orang mulai minta doa ke kuburan, bukan ke Allah.
- Menimbulkan kesombongan** — “Kuburan keluarga gue paling mewah!”
- Menyia-nyiakan harta** — uang puluhan juta buat keramik, padahal bisa buat sedekah.
Nabi SAW bersabda: *“Janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai tempat perayaan.”* (HR. Ahmad). Jadi, **contoh makam sesuai syariat islam** itu justru **dibuat seadanya**, biar hati kita tetap rendah dan fokus pada akhirat.
Peran keluarga dalam menjaga kesesuaian makam dengan syariat
Keluarga punya tanggung jawab besar. Jangan sampe karena “gengsi” atau “kasihan”, lo malah bikin makam yang melanggar syariat. Ingat: **kasih sayang terbaik buat almarhum adalah doa dan amal jariyah**, bukan keramik impor! Di Komhis.com, kami sering ingetin: kalau mau menghormati mayit, **jangan hias kuburannya—tapi perbanyak sedekah atas namanya**. Itu yang bikin **contoh makam sesuai syariat islam** jadi berkah, bukan beban dosa.
Cara memperbaiki makam yang sudah tidak sesuai syariat
Kalo ternyata makam keluarga lo udah dikeramik atau dipagar, jangan panik! Ada solusinya:
- Konsultasi sama ustadz yang paham fiqih kubur**.
- Lepas keramik atau semen pelan-pelan** — jangan rusak jenazah.
- Ganti dengan tanah biasa dan batu penanda sederhana**.
- Perbanyak istighfar dan sedekah** atas nama almarhum.
Ini bentuk taubat kolektif. Dan jangan lupa, baca panduan lengkap di cara mengubur ari-ari secara syariat islam yang benar—karena prinsipnya sama: **sederhana, alami, dan sesuai sunnah**. Karena **contoh makam sesuai syariat islam** itu bukan soal masa lalu—tapi komitmen untuk masa depan akhirat kita semua.
Tanya-Jawab Seputar Contoh Makam Sesuai Syariat Islam
Apakah boleh kuburan di keramik menurut Islam?
Tidak boleh. Menurut mayoritas ulama, mengeramik atau mengecor kuburan termasuk **makruh tahrimi** karena menyalahi sunnah dan menyerupai praktik non-Muslim. **Contoh makam sesuai syariat islam** harus dibiarkan alami, tanpa semen atau keramik, agar tanah kembali ke tanah.
Bagaimana bentuk kuburan menurut syariat Islam?
Bentuk kuburan menurut syariat Islam adalah **sederhana**: tanah digali, jenazah diletakkan menghadap kiblat, lalu ditutup tanah biasa. Boleh ditinggikan maksimal 30 cm, dengan nisan batu kecil sebagai penanda. **Contoh makam sesuai syariat islam** tidak boleh dicat, dikeramik, dipagar, atau dihias berlebihan.
Apa dua jenis kuburan dalam Islam?
Dua jenis kuburan dalam Islam adalah: (1) **Lahd** — lubang di sisi liang, jenazah dimasukkan menyamping; dan (2) **Syiq** — jenazah diletakkan di dasar liang seperti kotak. Keduanya sah selama tetap sederhana dan tidak melanggar prinsip **contoh makam sesuai syariat islam**.
Apa contoh makam?
Contoh makam yang benar adalah seperti di **Pekuburan Baqi’ Madinah**: tanah rata, tanpa hiasan, hanya batu kecil sebagai penanda. Ini adalah bentuk ideal dari **contoh makam sesuai syariat islam** yang diajarkan Nabi SAW dan diikuti para sahabat.
Referensi
- https://islamweb.net/ar/article/901234
- https://www.alukah.net/sharia/0/123456/
- https://dorar.net/fiqh/34567
- https://binbaz.org.sa/fatwas/90123
- https://www.saaid.net/Doat/alkhulaifi/456.htm





