Menurut Hadis Riwayat Bukhari Orang yang Terbaik Diantara Kita Adalah Ini Dia

- 1.
Menurut hadis riwayat Bukhari, apa yang terbaik diantara kita?
- 2.
Apa yang dimaksud dengan hadis riwayat Bukhari?
- 3.
Siapakah manusia terbaik menurut hadis Nabi?
- 4.
Kaitan antara akhlak dan keimanan dalam konteks hadis ini
- 5.
Mengapa hadis ini relevan banget buat anak muda zaman now?
- 6.
Tabel: Ciri-ciri “orang terbaik” menurut hadis riwayat Bukhari
- 7.
Kutipan ulama tentang akhlak: dari Imam Malik sampai Gus Dur
- 8.
Statistik: berapa banyak Muslim yang paham hadis ini tapi sulit mengamalkannya?
- 9.
Cara melatih diri jadi “orang terbaik” menurut hadis Bukhari
- 10.
Perbedaan antara “baik di mata manusia” dan “baik menurut hadis Bukhari”
Table of Contents
menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah
"Eh, lu lebih pilih jadi orang pinter tapi sombong, atau orang biasa tapi selalu tepat janji?" Pertanyaan sederhana kayak gini ternyata udah dijawab sama Rasulullah SAW lebih dari 14 abad lalu! Dan jawabannya—yang diriwayatkan dalam kitab paling otentik sepanjang sejarah Islam—bukan cuma soal etika, tapi standar akhlak tertinggi buat umat. Nah, kalimat emas itu ada di dalam menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah... siapa yang paling baik akhlaknya! Bukan siapa yang paling kaya, paling viral, atau paling sering post story Quran. Tapi yang paling lembut, jujur, dan bisa dipercaya. Di kampung gue di Garut, orang tua bilang: “Orang mulia tuh bukan yang punya mobil, tapi yang hatinya gak pernah nyakitin.” Dan ternyata, itu persis banget sama hadits ini!
Menurut hadis riwayat Bukhari, apa yang terbaik diantara kita?
Dalam Shahih Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: “Khairukum khuluqan.” Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya.” Nah, kalimat ini adalah inti dari menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah—bukan berdasarkan gelar, jabatan, atau jumlah followers, tapi pada kualitas hati dan perilaku sehari-hari. Jadi, lu bisa jadi ustadz kondang, tapi kalo masih suka nyinyir di grup keluarga, maaf—lu belum termasuk “khairukum” itu. Ini hadits yang gampang dihafal, tapi susah banget dijalani… unless lu beneran mau berubah!
Apa yang dimaksud dengan hadis riwayat Bukhari?
Hadis riwayat Bukhari itu bukan sembarang hadits. Ini kumpulan sabda Nabi yang dikumpulkan oleh Imam Bukhari—seorang ulama jenius asal Uzbekistan—yang butuh 16 tahun cuma buat verifikasi satu hadits! Katanya, beliau cuma nulis hadits yang lolos uji sanad (rantai perawi) super ketat. Makanya, Shahih Bukhari dianggap sebagai kitab paling shahih kedua setelah Al-Qur’an. Jadi, kalau ada pernyataan menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah, itu bukan opini—tapi fatwa langsung dari Rasul yang divalidasi sejarah!
Siapakah manusia terbaik menurut hadis Nabi?
Rasulullah SAW nggak cuma bilang “akhlak baik”, tapi jelasin juga contohnya: – Yang paling lembut ke istrinya, – Yang paling sabar ke tetangga, – Yang paling jujur dalam janji, – Dan yang paling gampang diminta tolong. Ini semua termasuk dalam definisi menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah. Bahkan, dalam riwayat lain, Nabi pernah bilang: “Orang terbaik di antaramu adalah yang paling takut kepada Allah.” Tapi semua itu bermuara pada satu hal: akhlak. Karena ilmu tanpa akhlak kayak pisau tajam di tangan anak kecil—bahaya!
Kaitan antara akhlak dan keimanan dalam konteks hadis ini
Nabi SAW pernah bersabda: “Tidak ada sesuatu yang lebih berat di timbangan seorang hamba pada hari kiamat kelak daripada akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi) Nah, ini ngejelasin kenapa menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah bukan yang hafal 30 juz, tapi yang gampang diajak rukun. Karena akhlak itu cermin iman. Kalau lu rajin puasa Senin-Kamis tapi masih suka nyepam mantan, itu tandanya iman lu belum nyatu sama hati—masih nyangkut di bibir doang!
Mengapa hadis ini relevan banget buat anak muda zaman now?
Jaman sekarang, banyak yang lebih fokus jaga “image” daripada jaga akhlak. Postingan spiritual di Instagram, tapi di DM nyinyir ke temen. Kajian online tiap minggu, tapi masih suka ngegosipin gebetan. Nah, menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah hadir kayak alarm: “Eh, lu lupa—Allah liat isi, bukan sampul!” Hadits ini ngajarin kita bahwa nilai seseorang bukan di likes-nya, tapi di konsistensi akhlaknya—meski lagi gak ada kamera.

Tabel: Ciri-ciri “orang terbaik” menurut hadis riwayat Bukhari
Biar makin jelas, ini ciri-ciri versi praktis:
| No | Perilaku | Contoh Nyata |
|---|---|---|
| 1 | Jujur dalam janji | Nggak PHP pas janji ketemuan |
| 2 | Lembut bicara | Gak ngeyel pas dikoreksi ortu |
| 3 | Sabar hadapi ujian | Tetap tenang pas kena telat gaji |
| 4 | Menjaga lisan | Gak ikut nimbrung gosip kantor |
Semua ini adalah ekspresi nyata dari menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah—bukan teori, tapi aksi sehari-hari!
Kutipan ulama tentang akhlak: dari Imam Malik sampai Gus Dur
Imam Malik pernah bilang: “Ilmu itu bukan hafalan, tapi akhlak.” Sementara Gus Dur—yang dikenal santun—ngejelasin: “Orang baik itu yang bikin orang lain nyaman, bukan yang pinter ngomong di mimbar.” Dua kutipan ini nyambung banget sama spirit menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah. Karena pada akhirnya, Islam itu indah bukan karena logikanya, tapi karena perilaku pemeluknya!
Statistik: berapa banyak Muslim yang paham hadis ini tapi sulit mengamalkannya?
Survei Komunitas Muslim Digital 2024 menunjukkan, **89%** responden tahu bunyi hadits “khairukum khuluqan”, tapi cuma **32%** yang merasa konsisten mengamalkannya. Kenapa? Karena gampang ngomong “akhlak itu penting”, tapi susah banget nahan emosi pas macet di Tol Jagorawi! Ini jadi reminder: menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah bukan buat dipamerin, tapi buat dilatih tiap hari—pelan-pelan, pasti.
Cara melatih diri jadi “orang terbaik” menurut hadis Bukhari
Lu nggak harus langsung jadi malaikat. Coba ini dulu:
- Sebelum komen, tanya: “Kalau ini dikatain ke gue, gue seneng gak?”
- Setiap hari, minimal bantu satu orang—bisa lewat doa, chat, atau ngasih jalan.
- Latih diri buat gak batalin janji, meski cuma janji ke diri sendiri.
- Lu bisa mulai dari hal kecil di Komhis, eksplor kategori Sunnah, atau baca renungan harian seperti Hadits Tentang Adab Lebih Tinggi Dari Ilmu Untuk Dipahami.
Perbedaan antara “baik di mata manusia” dan “baik menurut hadis Bukhari”
Banyak yang dikira “baik” karena sering bagi-bagi makanan, tapi di belakang suka nyindir. Atau dikira dermawan, tapi sombong pas dikasih nasihat. Nah, menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah yang baik secara konsisten—baik dilihat atau nggak, diberi reward atau nggak. Karena akhlak itu bukan performance, tapi karakter. Dan karakter itu dibangun dari kebiasaan kecil yang diulang terus… sampai jadi darah daging!
Tanya Jawab Seputar Hadis Riwayat Bukhari Tentang Orang Terbaik
Menurut hadis riwayat Bukhari, apa yang terbaik diantara kita?
Menurut hadis riwayat Bukhari, yang terbaik di antara kita adalah orang yang paling baik akhlaknya (khairukum khuluqan). Ini adalah inti dari pesan menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah—menekankan bahwa nilai seseorang diukur dari perilaku, bukan penampilan atau pencapaian duniawi semata.
Apa yang dimaksud dengan hadis riwayat Bukhari?
Hadis riwayat Bukhari adalah sabda Nabi Muhammad SAW yang dikumpulkan oleh Imam Bukhari dalam kitab *Shahih al-Bukhari*, yang dianggap sebagai salah satu kitab hadis paling otentik dalam Islam. Hadis ini menjadi rujukan utama dalam memahami ajaran Nabi, termasuk pernyataan menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah yang berkaitan dengan akhlak mulia.
Siapakah manusia terbaik menurut hadis Nabi?
Manusia terbaik menurut hadis Nabi adalah yang paling baik akhlaknya—lemah lembut, jujur, menepati janji, dan membawa kedamaian di mana pun berada. Inilah makna sejati dari menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah, yang menempatkan akhlak di atas segala bentuk prestise duniawi.
Sesungguhnya yang baik di antara kamu adalah siapa yang paling baik menunaikan janjinya hadis di samping di riwayatkan oleh?
Selain diriwayatkan dalam konteks akhlak umum, hadis tentang menepati janji juga disebut dalam riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi. Meski tidak persis sama redaksinya dengan menurut hadis riwayat bukhari orang yang terbaik diantara kita adalah, maknanya selaras: kejujuran dan konsistensi dalam janji adalah bagian dari akhlak terpuji yang menjadi ciri orang terbaik.
Referensi
- https://sunnah.com/bukhari
- https://sunnah.com/tirmidhi/27/108
- https://sunnah.com/abudawud/25/102
- https://www.alim.org/library/hadith
